Sabtu, 10 September 2016

Burung Punglor Sisik

Punglor Sisik atau dalam bahasa latinnya adalah (Zoothera dauma. Latham, 1790) Menurut kebanyakan penggemar burung, Punglor Sisik termasuk burung “pendiam” karena sulit membuat burung ini mau berkicau. Cukup “gampang-gampang susah” tapi “susah-susah sulit” juga, alias benar-benar perlu kesabaran ekstra dan perawatan khusus jika kamu ingin membuat burung ini berkicau merdu.
Pada awalnya Punglor Sisik ditemukan di wilayah Siberia Russia, China, Mongolia, Filipina dan Taiwan. Walau akhir-akhir ini mulai ditemukan di daerah pegunungan Bukit Barisan Sumatra Utara, Diduga burung ini bermigrasi untuk sementara selama musim dingin berlangsung.

Burung Punglor Siberia

Punglor Siberia atau lebih dikenal dengan sebutan Punglor Hitam (Zoothera sibirica, Pallas, 1776) – Siberian Thrush. Dikatakan si punglor hitam ini cukup misterius dan memiliki tubuh yang bongsor alias besar. Sehingga dengan tubuh yang besar itu, burung ini mampu mengeluarkan kicauan unik dan lumayan enak untuk di dengar. Gaya kicauannya terbilang unik seolah seperti “setengah teler” sambil menoleh ke kiri dan ke kanan, kicauannya yang lembut mampu menarik perhatian bagi yang melihatnya.
Tempat asal burung ini dari Siberia Russia, China dan Mongolia. Terutama daerah yang bersuhu dingin, bahkan pada musim kawin biasanya bermigrasi mencari daerah hangat seperti Asia Tenggara, seperti yang sering ditemukan di pulau Jawa dan sumatra.

Burung Blue Jay

Burung dengan bulu warna biru ini memiliki kebiasaan unik yaitu menyimpan makanannya di atas tanah. Mereka menyembunyikan makanna tersebut dengan cara menutupnya dengan rerumputan. Hal ini dilakukan agar mereka bisa mengambil makanannya kembali ketika musim dingin.
Ciri khas dari burung ini adalah memiliki kerah hitam yang berbentuk huruf U pada lehernya. Burung Blue Jay terkenal sebagai salah satu burung cerdas yang bisa membuat berbagai suara merdu. Kelemahan burung ini adalah gerakannya yang lambat sehingga menjadi mangsa empuk bagi para predator.

Burung Resplendent Quetzal, Guatemala

Resplendent Quetzal merupakan salah satu jenis burung yang masuk dalam famili trogon. Burung inii pertama kali ditemukan di Mesiko Selatam hingga Panama Barat. Burung ini memiliki dua spesies yaitu P. m. Mocinno dan P. m. Costaricensis.
Burung ini memiliki nilai tersendiri bagi negara Guatemala, hal itu bisa dilihat di bendera dan lambang negara Guatemala yang terdapat gambar burung ini. Burung ini terkenal dengan bulu warna-warni serta memiliki ekor yang panjang.

Burung Cardinal Bird

Burung yang identik dengan warna merah cerah pada bulunya ini sangat terkenal di Amerika Serikat. Burung ini sangat dihormati sebagai salah satu burung negara di tujuh negara bagian Amerika Serikat.
Jambul unik yang ada di kepala burung ini menjadikan ciri khas tersendiri. Dengan paruh kemerahan serta jambul unik di kepalanya menambah nilai dari burung ini. Meskipun beberapa spesies dari burung ini mulai terancam punah, tetapi kamu masih bisa melihat beberapa kawanan burung ini terbang di kawasan taman-taman dan halaman belakang rumah penduduk.

Burung Tanager (Thraupidae Cardinalidae)

Tanager merupakan sekelompok burung yang berwarna-warni sangat menonjol di benua Amerika. Burung ini memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil yaitu memiliki panjang sekitar 9-28 cm. Habitat burung ini sebagian besar berada pada kawasan hutan Amazon dan pegunungan Andes di Amerika Selatan.
Burung ini hidup di ranting-ranting pohon dengan berburu serangga kecil serta mencari buah-buahan dan biji-bijian. Burung ini merupakan jenis burung berkicau yang sangat terkenal di benua Amerika. Mereka biasanya membuat sarang di dedaunan yang rimbun. Dalam satu sarang terdapat sekitar 3-5 telur yang akan dierami oleh betina sampai menetas.

Burung Nuri Pelangi

pa (flonimal-nesia.blogspot.com)
flonimal-nesia.blogspot.com
Nah, jika tadi kamu masih bingung perbedaannya, kali ini pasti kamu sudah tahu dengan jelas bedanya. Kalau nuri pelangi warnanya merah, kuning, hijau dan juga biru tanpa hitam. Terlepas dari perbedaan tersebut, keduanya memang nyaris sama indahnya.
Gabungan warna itu terlihat sangat hidup dan mencolok dibanding yang lainnya. Bisa dibilang jenis yang satu ini juga masih tergolong umum dan banyak dijumpai. Meski lebih jarang dibandingkan nuri kepala hitam, namun kamu masih tetap bisa menikmati keidahannya di taman safari bagian kandang burung-burung.

Burung Nuri Kepala Hitam

Lorius_lory_-Jurong_Bird_Park-6 (wikimedia.org)
wikimedia.org
nuri yang satu ini punya ciri yang amat khas pada bagian kepalanya. Di bagian itu terdapat corak hitam yang biasanya ada di bagian atas kepalanya. Sekilas nuri ini mirip seperti nuri Pelangi, hanya kepalanya ada bagian corak hitamnya.
Burung ini tergolong yang paling banyak diantara jenis burung nuri. Sehingga tidak heran jika banyak kita jumpai di sekitar kita, baik itu di penangkaran maupun di kebun binatang.
Burung cucak rawa 
Burung cucak rawa (cucak rowo), di daerah Sunda biasa dikenal dengan cangkurawah, sedangkan di Sumatera dan Melayu disebut sebagai barau-barau. Burung cucak rawa dikenal sebagai Straw-headed Bulbul, dan Straw-crowned Bulbul dalam bahasa Inggris. Sedangkan dalam bahasa latin burung pengicau ini disebut Pycnonotus zeylanicus (Gmelin, 1789).
Ciri Fisik. Burung cucak rawa (Pycnonotus zeylanicus) berukuran sedang dengan panjang tubuh dari ujung paruh ke ekor sekitar 28 cm. Panjang ekornya saja sekitar 9 cm.
Burung cucak rawa (staw header bulbul)
Seekor burung cucak rawa
Kepala cucak rawa berwarna pucat dengan kumis hitam mencolok. Mahkota dan penutup telinga jingga jerami, punggung coklat zaitun dan bercoret putih. Paruh sepanjang 2,5 cm dengan warna hitam mengkilat (dewasa) atau berwarna kemerahan saat masih muda.

Sayap dan ekor cucak rawa (Pycnonotus zeylanicus) berwarna coklat kehijauan, dengan dagu dan tenggorokan putih. Bagian lain dari burung cucak rowo seperti dada berwarna abu-abu bercoret putih, perut abu-abu, tungging kuning, iris kemerahan, kaki coklat gelap, dan pantat kuning.

Burung Nuri Pipi Merah


Burung Nuri termasuk dalam jenis burung yang memiliki paruh bengkok. Burung yang satu ini memiliki sifat yang sangat cerdas dan juga atraktif. Sifat aktratif dari burung ini harus didukung dengan pakan yang bergizi. Meski biasanya burung ini memakan bijian, tetapi sebenarnya burung ini menyukai pakan manis seperti buah-buahan atau pakan buatan.
Untuk menjamin kebutuhan gizi burung nuri, burung harus diberikan buah-buahan segar yang bervariasi. Berikan buah-buahan segar seperti per, stroberi, apel, anggur dan buah segar lainnya. Selain itu air minum dari burung ini harus diperhatikan, gunakan air minum yang telah dimasak terlebih dahulu atau air isi ulang.

Jumat, 09 September 2016

Burung Cenderawasih Kuning-besar

Cenderawasih Kuning-besar memiliki nama ilmiah Paradisaea apoda. Merupakan salah satu jenis Cenderawasih yang ukurannya besar, panjangnya sekitar 43 cm. Warna bulu di tubuhnya adalah coklat marun, pada bagian kepala warnanya perpaduan antara kuning dan hijau.
Cenderawasih Kuning-besar tersebar di hutan dataran rendah dan bukit, yang terletak di barat daya pulau Irian dan pulau Aru. Makanan dari burung Cenderawasih Kuning-besar adalah biji-bijian, buah-buahan dan serangga kecil. Selain itu, Burung ini juga dijuluki sebagai burung surga, Bird of Paradise.

Burung Cenderawasih Kerah

Nama ilmiah Cenderawasih Kerah adalah Lophorina superba. Burung jantan dan betina Cenerawasih Kerah ini memiliki warna yang berbeda. Burung jantang memiliki warna hitam dengan sebuah mahkota berwarna hijau pelangi. Selain itu, terdapat bulu yang menutupi dadanya berwarna biru hijau. Sedangkan burung betina berwarna coklat kemerahan dan bulu bagian bawahnya bergaris cokelat.
Keberadaan burung Cenderawasih Kerah tersebar di seluruh hutan hujan yang ada di pulau Irian. Ada hal yang menarik dari burung Cenderawasih yang satu ini, untuk menarik perhatian pasangannya, burung jntan akan menari dan bernyanyi.

Burung Cenderawasih Botak

Cenderawasih Botak memiliki nama latin Cicinnurus respublica, merupakan burung kicau berukuran kecil, panjangnya sekitar 21 cm. Burung ini memiliki warna yang indah, bagian kepala berwarna merah dan hitam. Sedangkan pada tengkuknya berwarna kuning dan mulutnya hijau terang. Kulit pada bagian kepala berwarna biru muda dan terlihat seperti kepala yang botak.
Burung dengan bulu yang cantik ini hanya ditemukan di daerah dataran rendah. Tepatnya di pulau Batanta dan Weigo, Raja Ampat, Papua Barat. Makanan burung Cenderawasih Botak adalah serangga kecil dan buah-buahan.

Burung Galapagos Cormorant

Galapagos Cormorant memiliki nama ilmiah Phalacrocorax harrisi. Spesies burung ini merupakan satu-satunya burung Cormorant yang tidak dapat terbang. Walaupun tidak bisa terbang, Galapagos Cormorant merupakan burung yang pandai berenang.
Kaki burung ini memiliki selaput yang dapat membantunya berenang dan mencari ikan di laut. Burung ini juga merupakan salah satu burung yang langka di dunia.

Burung Tasmanian Native Hen

Tasmanian Native Hen merupakan burung endemik yang berasal dari pulau Tasmania, Australia dan memiliki nama ilmiah Gallinula mortierii. Tasmanian Native Hen juga merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang. Bentuk burung yang satu ini mirip sekali dengan ayam.
Warna bulunya coklat zaitun dan terdapat warna putih pada bagian dadanya. Burung ini memiliki kaki yang kuat dan tebal, dengan warna kaki abu-abu . Tasmanian Native Hen memiliki mata indah berwarna merah.

Burung Kasuari Gelambir Ganda

Kasuari Gelambir Ganda memiliki nama ilmiah Casuarius casuarius. Merupakan salah satu jenis burung dari tiga spesies kasuari. Burung ini bisa mencapai tinggi 170 cm saat sudah dewasa. Bulunya berwarna hitam dan cenderung keras serta kaku. Lehernya berwarna biru dan terdapat dua buah gelambir berwarna merah. Di atas kepalanya ada sebuah tanduk berwarna coklat.
Kasuari Gelambir Ganda penyebarannya di daerah dataran rendah Australia, Irian dan pulau Seram. Spesies ini merupakan satu-satunya burung dari marga Casuarius yang ada di Australia. Makanan burung ini adalah buah-buahan yang biasa jatuh di dasar hutan.

Burung Takahe

Nama ilmiah dari burung Takahe adalah Porphyrio hochstetteri. Burung ini merupakan jenis burung yang tidak bisa terbang, asalnya dari Selandia Baru.
Burung ini pernah diperkirakan punah pada tahun 1800-an, tapi tiba-tiba ditemukan kembali pada tahun 1948. Bulunya sangat indah, warna bulunya biru dan hijau, dengan paruh yang berwarna merah. Takahe juga dikenal sebagai burung dengan umur yang panjang. Burung ini dapat hidup sampai 20 tahun lamanya.

Burung Kakapo

Burung Kakapo memiliki nama ilmiah Strigops habroptilus, dikenal juga sebagai burung hantu betet dan merupakan hewan asli Selandia Baru. Buruk ini merupakan hewan nokturnal, wajahnya seperti burung hantu, berdirinya seperti penguin dan cara berjalannya seperti bebek.
Kalau dilihat dari bentuknya, Kakapo merupakan burung yang benar-benar aneh. Tetapi, jika diamati burung ini tampak indah, dengan bulu yang berwarna hijau coklat. Burung Kakapo dapat tumbuh sampai 2 meter panjangnya dan merupakan burung betet terberat di dunia.

Burung Kiwi

Kiwi merupakan salah satu jenis burung yang tidak bisa terbang dan merupakan endemik di Selandia Baru. Termasuk ke dalam genus Apteryx, merupakan satu-satunya genus yang ada dalam famili Apterygidae. Ukuran burung ini seperti seekor ayam domestik.
Perlu diketahui juga, seluruh jenis Kiwi merupakan hewan yang terancam punah. Walaupun tidak bisa terbang, burung Kiwi tetap memiliki sayap kecil yang tersembunyi di balik bulunya. Tidak seperti burung yang lain, kiwi memiliki lubang hidung di ujung paruhnya, bukan di pangkal paruh.

Burung Emu

Burung Emu memiliki nama ilmiah Dromaius novaehollandiae. Salah satu jenis burung besar yang tidak bisa terbang. Burung ini merupakan hewan asli Australia. Burung Emu merupakan burung tertinggi di Australia dan burung kedua tertinggi di dunia, setelah burung Unta. Selain itu, burung Emu memiliki hubungan keluarga dengan Kasuari yang ukurannya sedikit lebih kecil.
Tinggi burung ini bisa mencapai hampir dua meter, dengan berat sampai 55 kg. Burung berwarna coklat ini memiliki bulu ganda yang mampu menjaganya dari kedinginan. Burung Emu memiliki kaki yang besar dengan tiga cakar pada tiap kaki. Sayapnya pendek, panjangnya hanya sekitar 20 cm dan tersembunyi di bawah bulunya. Emu dapat hidup antara 10-20 tahun dan mampu berlari sampai kecepatan 50 km/jam.